Maju Berkembang Bersama PLN

16 Oct 2014

Siapa yang belum pernah mendengar tentang Hari Listrik Nasional? Nah, bagi yang kudet, aku beritahu yaaaa… kalau tanggal 27 Oktober ditetapkan sebagai Hari Listrik Nasional. Dan, saat ini sudah memasuki tahun ke-69 lho. Nah, untuk merayakannya PT PLN (Persero) dan BLOGdetik menggelar lomba blog yang bertemakan “IdeKU Untuk PLN”.

Aku senang PT PLN (Persero) membuka kesempatan bagi masyarakat (khususnya blogger) untuk menyampaikan ide-ide mereka bagi PLN. Itu artinya, PLN yang selama ini sering dikritik atas kinerjanya yang kurang memuaskan itu sudah siap membuka diri menerima saran dan masukan (serta kritik membangun tentunya) untuk dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

078a77861dbac902ffded0d6cf4136b9_listrik

credit

Nah…, senyampang ada kesempatan ini, aku pun ingin ikut menyampaikan uneg-uneg serta saran yang siapa tahu dapat membuat PLN menjadi makin oke dan makin disayang oleh masyarakat (pelanggannya).

Ini dia beberapa hal yang ingin aku sampaikan untuk PLN:

Yang pertama, bicara tentang Hari Listrik Nasional yang memasuki tahun ke-69, terus terang saja aku merasa miris sih, karena di usia yang sudah tak lagi muda masih banyak daerah di Indonesia yang belum tersentuh aliran listrik. Kebayang gak sih jika hidup tanpa listrik?

Bagiku, listrik adalah bagian yang sangat penting dalam hidup. Hampir semua aktivitas hidup yang kujalani membutuhkan listrik. Aku jadi tak bisa membayangkan betapa repotnya jika listrik padam. Lantas, bagaimana dengan nasib saudara-saudaraku yang tinggal di daerah-daerah yang belum mendapatkan aliran listrik? Bagaimana pula nasib saudara-saudaraku yang meski sudah menikmati listrik namun harus “rela” mengalami pemadaman listik selama beberapa jam dalam sehari?

Apabila pemerintah kesulitan untuk membangun pembangkit listrik di beberapa daerah, mungkin sudah saatnya listrik tenaga surya mulai dipakai untuk mensuplai listrik, khususnya di daerah-daerah terpencil. Namun, ada satu hal yang terasa “janggal” bagiku. Ini terkait dengan masih minimnya pasokan listrik di negara kita, tetapi kok kabar yang pernah aku dengar Singapura akan mengimpor listrik dari beberapa negara, salah satunya dari Indonesia tepatnya dari Batam. Gak salah nih? Kenapa pasokan listriknya tak didistribusikan saja ke daerah-daerah di Indonesia yang masih kekurangan pasokan listrik daripada dijual ke negara lain? CMIIW….

1eef6814a0562af4a770170b6c7b1c79_listrik-warning
credit

Kedua, sepengetahuanku korsleting Listrik merupakan faktor penyebab api kebakaran yang paling sering terjadi. Nah, sudah waktunya PT PLN (Persero) mengambil tindakan untuk mengurangi terjadinya korsleting listrik. Cara yang bisa ditempuh oleh PT PLN (Persero) adalah dengan :

  1. Secara berkala melakukan pemeriksaan di setiap rumah, sehingga petugas dapat secara dini mengetahui pemakaian material yang tidak standar atau pemasangan instalasi yang kurang tepat seperti menumpuk steker terlalu banyak pada satu tempat dll. Hal-hal seperti itu seringkali menjadi penyebab korsleting listrik yang berakhir pada kebakaran. Selain itu, dengan melakukan pemeriksaan secara berkala tersebut, petugas juga akan mengetahui jika ada pencurian listrik.
  2. Secara berkala melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya mempercayakan pemasangan listrik pada instalatir yang terdaftar sebagai anggota AKLI (Asosiasi Kontraktor Listrik Indonesia) yang terdaftar di PLN karena mereka mempunyai tanggung jawag terhadap keamanan instalasi. Selain itu juga perlu disosialisasikan tentang pentingnya menggunakan material listrik yang standar dan menggunakan listrik secara benar.

091c0887df9f7de1c3d0a757e133da36_kabellistrik
credit

Ketiga, aku sampai sekarang masih merasa iri dengan negara-negara maju yang jalan-jalannya rapi tanpa ada kabel listrik bersliweran dimana-mana. Kabel-kabel listrik yang selama ini ada di jalan-jalan itu semrawut dan merusak pemandangan. Kabel listrik yang terentang di jalan-jalan itu berpotensi mencelakai pengguna jalan. Rasanya sudah waktunya mesin pembangkit dan distribusi listrik ditanam dalam tanah seperti dilakukan di negara-negara maju. Memang butuh biaya besar sih untuk mewujudkannya, tapi jika tak segera dimulai kapan lagi kita akan melakukannya?

Jika PT PLN (Persero) sudah berbenah diri, maka masyarakat selaku pelanggannya juga harus berbenah diri. Masyarakat sudah harus menyadari untuk memanfaatkan listrik secara bijak dan tidak bersikap boros dapat memakai listrik. Aku tahu, PLN akhir-akhir ini sudah mulai melakukan kampanye untuk hemat dalam memakai listrik. Semoga saja kampanye itu akan dilakukan secara terus menerus dan berhasil menggugah kesadaran masyarakat.

Harapanku ke depan, semoga seluruh masyarakat Indonesia dapat menikmati pasokan listrik yang memadai (tanpa perlu pemadaman lagi). Aku yakin dengan suplai listrik yang memadai Indonesia dapat maju dan berkembang bersama untuk mengejar ketinggalan dari negara lain.

Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba blog IdeKU Untuk PLN


TAGS Kontes listrik PLN


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post